Asbabun Nuzul Surat Al Kautsar

July092013
surat Al Kautsar

Sebab Turunnya Surat Al Kautsar


Dalam satu riwayat dikatakan bahwa ketika Ka'bubnul Asyraf (tokoh Yahudi) datang ke Mekah, kaum Quraisy berkata kepadanya: "Tuan adalah pemimpin orang Madinah, bagaimana pendapat tuan tentang si pura-pura shabar yang di asingkan oleh kaumnya, yang menganggap dirinya lebih mulia daripada kita padahal kita penyambut orang-orang yang melaksanakan haji, pemberi minumnya serta penjaga ka'bah?" ka'b berkata: "Kalian lebih mulia daripadanya". Maka turun ayat (s. 108 : 3) yang membantah ucapan mereka. (Diriwayatkan oleh al-Bazzar dan yang lainnya dengan sanad shahih yang bersumber dari Ibnu Abbas).

Dalam riwayat lain dikatakan juga bahwa ketika Nabi Muhammad Saw. Diberi wahyu, kaum Quraisy berkata: "Terputuslah hubungan Muhammad dengan kita". Maka turunlah ayat 3 sebagai sanggahan atas ucapan mereka. K.(Diriwayatkan oleh ibnu Abi Syaibah didalam kitab al Mushannif dan Ibnul Mundzir yang bersumber dari Ikrimah)

Dalam Riwayat lain dikemukakan bahwa kaum Quraisy menganggap kematian anak laki-laki berarti putus turunan. Ketika putra Rasulullah meninggal, Al-Ashi bin Wa'il berkata bahwa Muhammad terputus turunannya. Maka turunlah ayat ke 3 ini, sebagai bantahan.(diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari as-Suddi. Diriwayatkan oleh al-Baihaqi di dalam kitab ad-Dalail yang bersumber dari Muhammad bin Ali, dan disebutkan bahwa yang meninggal itu adalah Al-Qasim).

Dalam riwayat lain bahwa ayat 3 ini turun berkenaan dengan al-Ashi bin Wail yang berkata:"Aku benci Muhammad". Ayat 3 ini turun sebagai penegasan bahwa orang yang membenci Rasulullah akan putus segala kebaikannya(Rowahu Al-Baihaqi yang bersumber dari Mujahid).

Di dalam riwayat lain pula dikatakan bahwa ketika wafat Ibrahim putra Rasulullah orang2 musyrik berkata: "Orang murtad itu (Muhammad) telah terputus keturunannya tadi malam". Lalu Allah swt, menurunkan Ayat 1 -3 yang membantah mereka. K.(diriwayatkan oleh at Thabrani dengan sanad yang dla'if yang bersumber dari Abi Ayyub)

Dalam riwayat lainya juga dikemukakan bahwa ayat ini ( s. 108: 2) turun ketika jibril datang kepada Rasulullah pada peristiwa Hudaibiyyah memerintahkan Qurban dan shalat. Rasul segera berdiri khutbah fitri mungkin juga Adha.(*) kemudian shalat 2 rakaat dan menuju ke tempat qurban lalu memotong hewan qurban.(diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Said bin Jubair)

Dalam riwayat lain bahwa Uqbah bin Abi Muaith berkata: "Tidak seorang anak laki2 pun yang hidup bagi Nabi saw. Sehingga keturunannya terputus". Ayat 3 ini turun sebagai bantahan terhadap ucapan itu. K. (diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Syamar bin Athiyah).

Dalam riwayat lain pula dikemukakan bahwa ketika Ibrahim putra Rasulullah wafat, kaum Quraisy berkata: "Sekarang Muhammad menjadi Abtar (putus turunannya)". Hal ini menyebabkan Nabi saw bersedih hati, maka turunlah ayat 1 - 3 sebagai penghibur baginya. (diriwayatkan oleh Ibnu Mundzir yang bersumber dari Ibnu Juraij).

(*) Rawi meragukan, apakah peristiwa di dalam Hadist itu terjadi pada bulan Ramadhan ataukah Dzulqaidah (at-Thabari juz XXX, Hal: 328).

K e t e r a n g a n:
Menurut as- Suyuthi riwayat ini sangat gharib. Matan hadits ini meragukan karena shalat ied didahului khutbah.

Demikianlah Riwayat-riwayat turunnya surat Al Kautsar. Jika dirasa bermanfaat silahkan di share.
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

Komentar terbaru dinonaktifkan pada posting ini.

 
Kembali ke Atas